Pada awal abad ke-20 ahli fisika Belanda, Johannes Van Der Waals meneliti interaksi antarmolekul senyawa
nonpolar dan senyawa polar yang tidak memiliki ikatan hidrogen. Menurut Van Der
Waals, interaksi antarmolekul tersebut mengahsilkan suatu gaya antarmolekul
yang lemah. Gaya ini dikenal sebagai ikatan
Van Der Waals. Istilah Van Der Waals pada awalnya merujuk pada semua
jenis gaya antar molekul, tetapi saat ini lebih umum merujuk pada gaya-gaya
yang timbul dari polarisasi molekul menjadi dipol. Oleh karena itu, Ikatan Van
Der Waals lebih tepat jika diistilahkan sebagai “Gaya Van Der Waals”.
Gaya van der
Waals dalam ilmu kimia merujuk pada jenis tertentu gaya antar molekul. Istilah
ini pada awalnya merujuk pada semua jenis gaya antar molekul, dan hingga saat
ini masih kadang digunakan dalam pengertian tersebut, tetapi saat ini lebih
umum merujuk pada gaya-gaya yang timbul dari polarisasi molekul menjadi dipol.
Klasifikasi
Gaya Van der Waals
Gaya dipol-dipol
Gaya dipol-dipol adalah gaya tarik menarik yang terjadi antara molekul
polar. Sebuah molekul hidrogen klorida memiliki atom hidrogen sebagian positif
dan atom klor sebagian negatif. Dalam kumpulan banyak molekul hidrogen klorida,
mereka akan mensejajarkan diri agar daerah bermuatan sebaliknya dari molekul
tetangga berdekatan satu sama lain.
Gaya Dispersi London
Gaya dispersi juga dianggap sebagai jenis van der Waals dan yang paling
lemah dari semua gaya antarmolekul. Mereka sering disebut Gaya London setelah
Fritz London (1900-1954), yang pertama kali mengajukan keberadaan mereka pada
tahun 1930. Gaya dispersi London adalah gaya antarmolekul yang terjadi antara
atom dan antara molekul nonpolar akibat gerakan elektron.
Awan elektron dari atom helium berisi dua elektron, yang biasanya
diperkirakan akan merata secara spasial di sekitar inti. Namun, pada saat
tertentu distribusi elektron mungkin tidak merata, sehingga timbul dipol
sesaat. Dipol lemah dan sementara ini kemudian mempengaruhi atom tetangga
helium melalui tarik dan tolakan elektrostatik. Ini akan menginduksi dipol atom
helium terdekat (lihat Gambar di bawah).
Dipol sesaat dan akan menginduksi secara lemah tertarik satu sama lain.
Gaya dispersi meningkat seiring jumlah elektron dalam atom atau molekul
nonpolar yang meningkat.
Gaya dipol-dipol terinduksi
Molekul polar dapat menginduksi molekul non polar, hingga terbentuk
molekul polar terinduksi. Keduanya dapat tarik menarik. Dengan demikian, gaya induksi terjadi antara molekul polar dengan
non polar. Contoh : Antara
HCl (molekul polar) dengan Cl2 (molekul nonpolar).
Klasifikasi Gaya Van der Waals
a.
Jumlah electron dalam atom atau molekul
b.
Bentuk molekul
c.
Kepolaran molekul
d.
Jenis Dipol
DAFTAR PUSTAKA
Terima kasih pstingannya, sangat bermanfaat :)
BalasHapusterima kasih kembali telah mengunjungi blog saya:)
Hapusmohon maaf saya ingin bertanya, bagaimana pengaruh jenis dipol terhadap gaya van der waals?
BalasHapusterima kasih atas pertanyaanya. jenis dipol pada gaya van der waal terbagi menjadi dipol permanen dan dipol sesaat.Gaya van der waals yang terjadi antara molekul yang memiliki dipol permanen lebih kuat dibandigkan gaya van der waals yang terjadi antara molekul akibat dipol sesaat. conothnya, Molekul CH3CH3 dan CH3F.dimana,Keduanya memilki jumlah elektron yang sama dan ukuran molekulnya hampir sama.Tetapi faktanya menunjukkan titik didih CH3F lebih tinggi dibanding CH3CH3. Hal ini karena molekul CH3F memiliki dipol permanen sedangkan molekul CH3CH3 hanya terjadi dipol sesaat.
Hapusmaterinya sangat membantu dalam media pembelajaran, namun akan lebih baik lagi jika materinya dilengkapi secara terperinci. terima kasih:)
BalasHapusterima kasih atas sarannya. jangan bosan mengunjungi blog saya :)
Hapusbisakah anda jelaskan tentang jumlah elektron yang mempengaruhi gaya van der waals?
BalasHapusterima kasih atas pertanyaanya. pengaruh jumlah elektron yaitu Makin besar ukuran atom atau molekul, makin besar jumlah elektron sehingga makin jauh pula elektron terluar dari inti dan makin mudah awan elektron terpolarisasi, serta makin besar gaya dispersi yang merupakan salah satu jenis gaya van der waals.
HapusTerima kasih atas ilmu yang diberikan sangat bermanfaat sekali bagi saya, kalau bisa mohon untuk lebih ditambahkan lagi ya :)
BalasHapusterima kasih kembali atas sarannya. jangan bosan mengunjungi blog saya:)
Hapus